Tua Muda Umur Founder Tak Selalu Jadi Alasan Startup Sukses
iamwire.com + psicocondria.com

Tua Muda Umur Founder Tak Selalu Jadi Alasan Startup Sukses

Minggu, 01 September 2019

Startup seringkali dikaitkan dengan anak muda yang kreatif, inovatif, dan banyak ide segar. Pandangan seperti itu sebenarnya wajar-wajar saja, sebab bidang teknologi merupakan dunia yang cepat perkembangannya dan hanya anak muda kreatif yang bisa mengikuti dan mengembangkannya menjadi sesuatu yang lebih bermanfaat.

 

Kalau saya pribadi tidak terlalu yakin dengan usia founder yang muda akan bisa menghasilkan startup yang sukses. Usia bukan selalu menjadi penentu, sehingga jangan terlalu ragu untuk memulai startup dengan usia yang sudah tidak masuk kategori remaja atau muda lagi.

 

Tidak perlu menyesali kenapa baru mulai startup hari ini, tetap fokus kejar visi sajalah! 

 

Coba lihat sekilas umur-umur dari founder startup yang sukses, ambil yang sudah jadi perusahaan ”gede” yahh, semisal: masih masuk remaja gk nih?

 

Mark Zuckerberg yang memulai Facebook pada usia 19 tahun. Matt Mullenwerg mulai mengembangkan WordPress pada usia 19 tahun juga.

 

Kalau contoh yang lebih tua, Jeff Bezos yang mendirikan Amazon pada umur 30 tahun. Jack Dorsey membangun Twitter juga pada umur 30 tahun.

 

Tambah lebih tua lagi, Mark Pincus yang memulai Zynga pada usia 41 tahun. Ada lagi nih yang lebih senior umurnya, Arianna Huffington pendiri Huffington Post yang mulai pada umur 54 tahun.

 

Tuh kan, dari umur yang masih remaja sampai yang udah om-om dan tante-tante masih tetap bisa punya kesempatan SUKSES dengan startupnya. Jadi tidak ada alasan bahwa umur bisa membatasi suksesnya sebuah startup. Berapa pun umur kita, kalau punya niatan memulai startup, yaaa buat saja! jangan cuma dibayangin doang yahh

 

Bicara umur memang cukup sensitif, namun harus diakui kalau sekarang umur yang dipunya "sekian-sekian". Selama masih bersemangat untuk membangun perusahaan, lakukan! Ingat pula, bahwa kita tidak bisa hidup sendiri. Saat ini banyak bisnis dijalankan dengan kolaborasi, pandangan visi yang jauh harus diimbangi dengan eksekusi yang sesuai dengan waktunya. Untuk itulah pentingnya kolaborasi, gap usia dan gap-gap ide dapat diimbangi dengan kolaborasi berbagai variasi usia di dalam perusahaan. Agar nantinya dapat menghasilkan rencana dan eksekusi yang matang dari berbagai sudut pandang.

0 respon14 dilihat


Memuat Komentar