Tradisi Caplok Mencaplok Startup
pcmag.com + arstechnica.net + searchengineland.com + bisnis,com

Tradisi Caplok Mencaplok Startup

Selasa, 04 Februari 2020

Sudah jadi hukum alam, kalau yang mencaplok juga seringkali dicaplok. Alam startup memang begini adanya, bukan hanya startup yang baru kemarin sore. Perusahaan besar yang sudah tidak pantas disebut startup pun juga bisa kena caplok sama perusahaan lainnya. Nyam…nyam 

 

Kabar terbaru caplok mencaplok datang dari Yahoo, ia dicaplok Verizone. Padahal sebelumnya Yahoo sering sekali mencaplok startup kemarin sore, seperti koprol (startup dari Indonesia, inget gk iklannya di TV?), tumblr, rocketmail, Geocities, Flikr.

 

Beruntung bagi startup yang masih hidup setelah diakusisi, karena banyak juga yang setelah dibeli lalu dimatikan sebut saja Koprol..mati kan! Hingga munculah sebutan bahwa Yahoo itu kuburan startup! hiih serem, meskipun begitu masih ada juga yang hidup seperti flikr dan tumblr.

 

Tumblr dibeli Yahoo pada tahun 2013 dengan nilai $1.1 billion, itu pun nggak lama hidup sama Yahoo. Tumblr dijual lagi ke Verizon pada tahun 2017 dengan nilai yang tak diketahui.  Perjalanan tumblr belum selesai, sebab pada tahun 2019 dijual lagi ke Automattic yang merupakan induk bisnis Wordpress dengan nilai kurang dari $3 million.

 

Begitulah sebuah tradisi: startup kecil dicaplok yang lebih besar, yang sudah besar tapi nggak kuat bertahan dan nggak punya ide mau diapain barang yang dibeli tadi akhirnya dijual lagi. Bahkan dijual lebih murah daripada harga belinya.

 

Akuisisi atau dijualnya startup ke perusahaan lain itu biasanya jadi sebuah exit (bisa juga lewat merger atau IPO). Nah, kalau bisa IPO berarti sudah siap jadi perusahaan besar. Facebook dulunya startup, masih kecil ditawar sana ditawar sini.

 

Banyak yang mau beli facebook, microsoft contohnya. Akhirnya nggak dijual tuh! dia IPO, siap jadi perusahaan besar yang nantinya akan mencaplok startup kemarin sore. Instagram dan Whatsapp merupakan dua contoh startup yang diakuisisi Facebook.

 

Lain dulu lain sekarang, sekarang boleh jadi caplok mencaplok. Bisa jadi, tahun depannya malah dicaplok! Tidak ada yang tahu, bersiaplah dengan strategi bisnis baru kalau mau tetap berdiri! Satu lagi, mencaplok atau dicaplok itu bukan sesuatu yang haram, sudah lumrah alias sudah TRADISI broo

0 respon13 dilihat


Memuat Komentar