Hei, Founder! Jangan Mudah Menyebut Sebuah Proyek Sebagai Startup
finansialku.com + whitelabelfox.com

Hei, Founder! Jangan Mudah Menyebut Sebuah Proyek Sebagai Startup

Senin, 11 Mei 2020

Hingar bingar dunia startup seringkali membutakan seseorang untuk menyebut setiap proyek yang ia kerjakan sebagai “startup”. Tak terkecuali proyek membuat aplikasi android atau sedang membuat website, bahkan disebut sedang membuat startup.

 

Startup itu lebih kompleks dari apa yang sebenarnya kita bayangkan tentang keindahannya, bercita-cita itu boleh tapi tidak dengan mudah memberi klaim tentunya. Untuk menyegarkan kembali bisa coba untuk dibaca kembali arti dari apa itu startup?

 

Klaim sedang membuat startup, padahal sedang mendevelop website. Klaim sedang membangun startup, padahal sedang coding website.

 

Bukan mau membuat seseorang berkecil hati dari setiap karya yang ia buat. Silakan berkarya sebanyak-banyaknya, menulis ide setebal-tebalnya, membuat aplikasi atau web sebanyak-banyaknya. Tidak ada larangan, namun jangan asal klaim apa yang kita buat sebagai “STARTUP”.

 

Startup itu bukan aplikasi, startup itu bukan website, startup itu bukan kumpulan manusia-manusia programmer, startup itu bukan kumpulan orang-orang ahli bisnis, dan juga bukan kumpulan para ahli teknologi. Startup itu perusahaan! Dibangun bukan sekedar untuk main-main atau keren-kerenan.

 

Saya membuat ini biar keren atau ah coba-coba sajalah, kalau ramai pengunjung ya syukur.

 

Kalau begitu caranya ya gitu-gitu aja nanti, nggak akan bergerak. Mestinya harus benar-benar di planing., dibuat rincian langkah yang harus dikerjakan dan berapa dana yang harus dikeluarkan. Membuat startup itu bukan main-main, cape..peras keringat..peras waktu dan biaya.

 

Melelahkan, penuh air mata, dan seringkali nggak ada kepastian. Bukannya nakut-nakutin lho, sama seperti usaha yang lain juga kok. Membangun startup itu juga seperti orang-orang lain yang buka lapaknya dipinggir jalan, sama juga seperti mereka yang lagi buka usaha baru di ruko.

 

Mereka menyewa ini itu, nyari orang yang bisa jadi karyawan, promosiin usaha barunya dimana-mana, terus nungguin orang yang mau beli produknya (minimal nyobain sekali, kali aja ketagihan kan: terus balik lagi ngarep) boleh-boleh saja dong berharap. Tanpa harapan tentu tidak ada semangat!

 

Rugi kalau cuma ngebuat startup hanya untuk main-mainan! dikira ngeluarin duit sekian rupiah itu mainan? atau ngajak orang tuk investasi ngasih duit jutaan di startup kita juga mainan?

 

Rugi juga kalau nganggap punya startup cuma biar dilihat keren dan kekinian! keren dong kerja depan laptop? atau daripada kerja capek-capek nungguin konsumen di depan toko. ini nggak gitu kali!

 

Hindari ngatain diri kita keren saat kerja bebas tanpa jam kerja. Bebas pakai baju apa aja tiap hari! keren dong udah punya website jualan online! keren dong udah punya portal online! keren dong udah punya aplikasi online! nggak nggak.

 

Lurusin dulu niat, buat dulu rencana, buat produk, bangun tim, cari pendanaan, hasilkan keuntungan,  kuasai pasar! baru bisa lu ngomong keren cuy

0 respon18 dilihat


Memuat Komentar