Beda Owner, Founder dan Co-Founder Startup

Beda Owner, Founder dan Co-Founder Startup

Minggu, 08 September 2019

Coba kalau kita perhatikan antara owner, founder, dan co-founder apakah memiliki arti sama? Saya pribadi memilih mengartikan ketiganya berbeda-beda. Mirip tapi beda!

 

Banyak definisi yang berseliweran di internet, coba saja ketik di tempat Google. Pasti banyak sekali yang menulis mengenai ketiga istilah tersebut, pun begitu dengan artinya juga beda-beda. Bahkan ada pula yang menyamakan ketiganya. Alias gak ada bedanya! Laah, kalau gak ada bedanya kenapa muncul tiga istilah itu? Bedanya yang saya dapat tangkap seperti ini:

 

OWNER

Owner lebih mengarah ke pemilik usaha, bisa perorangan maupun berkelompok. Bedanya dengan founder apa? misal nih perusahaan Tokopedia punya dua Founder: William dan Lion, masing-masing keduanya memiliki 15% saham. Selanjutnya, Tokopedia mendapatkan investasi dari beberapa investor dengan menukar saham sebesar 30%. Sisanya sebesar 40% tetap dimiliki perusahaan.

 

Maka, Si Founder dan beberapa investor Tokopedia tersebut disebut sebagai Owner. Bisa juga suatu saat si William menjual sahamnya, sehingga ia tidak memiliki saham lagi. Otomatis ia keluar sebagai owner/pemilik Tokopedia, namun sampai kiamat ia disebut sebagai Founder.

 

FOUNDER
Founder digunakan untuk pendiri/pencetus ide usaha, bisa perorangan maupun kelompok. Bila sendirian dan tidak punya teman maka dapat disebut sebagai Founder. Namun, bisa juga untuk pendiri pertama saja, sedangkan lainnya co-founder (Apple: Steve Jobs Founder & Steve Wozniak Co-Founder).

 

Bisa juga untuk semua pendiri bila jumlahnya melebihi satu, bila ada lima orang maka kelimanya disebut founder (Facebook: Mark Zuckerberg, Dustin Moskovitz, Eduardo Saverin, Andrew McCollum, Chris Hughes). Coba deh searching di google dengan keywords: ‘founder facebook’, kira-kira begini nih jadinya:


CO-FOUNDER
Co-founder bisa diartikan sebagai seseorang yang menjadi rekan si Founder, bisa perorangan maupun kelompok. Ada dua pandangan, yang pertama: untuk pendiri/pencetus usaha yang bekerjasama dengan founder. Jadi si Co-founder ini, ia merupakan orang yang ke-2, ke-3, dst sebagai pendamping si Founder yang disebut orang ke-1.

 

Misal: Mark Zuckerberg jadi Founder maka keempat temannya menjadi Co-Founder. Kedua: hanya digunakan untuk perusahaan yang memiliki dua orang pendiri, yang satu jadi Founder dan satunya lagi jadi Co-Founder. Misal: Bill Gates jadi Founder, sedangkan Paul Allen jadi Co-Founder.

 

Begitulah yang dapat saya tuliskan tentang ketiga istilah tersebut, bila terdapat kekeliruan dalam menuliskan arti tersebut silakan rekan-rekan ingatkan saya hheee 

0 respon17 dilihat


Memuat Komentar