5 Kriteria Untuk Menentukan Harga Iklan Website
theplaygroundtheater.com + twitter.com

5 Kriteria Untuk Menentukan Harga Iklan Website

Senin, 02 September 2019

Tidak ada sebuah ketentuan yang mengikat untuk menentukan berapa seharusnya harga iklan di blog kita. Namun ada beberapa hal yang perlu kita perhatikan dalam menentukan harga iklan, diantaranya:

 

POIN 1: BANDINGKAN DENGAN SITUS LAIN YANG MEMILIKI NICHE/TOPIK SAMA

Konten
Untuk menilai seberapa hebat kualitas konten situs, kamu bisa menilai sendiri dengan cara membandingkan konten situs milikmu dengan konten situs lain yang nichenya sejenis. Ingat yang nichenya sejenis. Nah, supaya lebih memantapkan penilaian tadi, kamu bisa bertanya pada teman atau blogger lainnya, sehingga penilaiannya tidak terkesan subjektif. Jika kamu dan teman-teman blogger sudah memberikan penilaian, tentu sudah ada hasilnya kan, situs siapa yang paling berbobot isinya?

 

Ranking atau Peringkat
Ranking halaman yang biasa digunakan untuk membadingkan dengan situs lain yaitu Google Page Rank (PR) dan Alexa Rank (baik global maupun regional).

 

POIN 2: TRAFIK KUNJUNGAN
Banyaknya visitor/pengunjung
Bukan hanya jumlah pengunjung hari ini saja yang dipertimbangkan advertiser, ia juga perlu melihat minimal 30 hari kebelakang. Apakah jumlah pengunjung situsmu memang konsisten pada kisaran rentang angka. Misalnya selama 30 hari yang lalu, pengunjung situsmu berkisar 2.000 sampai 2.500 visitor setiap harinya, bukan tiba-tiba hari ini 5.000 visitor tapi seminggu yang lalu Cuma 200 visitor.

 

Siapa saja pengunjungnya
Ini tugasmu sebagai pemilik situs untuk mendapatkan data siapa saja pengunjungnya. Tidak perlu tahu siapa namanya, paling tidak kamu tahu: berapa persentase gender (cowok atau cewek) yang banyak datang, berapa saja rentang usianya (bisa diprediksi dari konten/artikel favorit yang sering dikunjungi). Lebih-lebih, kamu bisa tahu hobi, alamat, dan pekerjaan pengunjung situsmu.

 

POIN 3: SEBERAPA POPULER SITUSMU
Akun Sosial Media
Kita bisa melihat berapa banyak like pada fans page facebook, follower twitter, follower Google Plus, dan Pelanggan RSS (orang yang mendaftarkan alamat emailnya agar bisa menerima update artikel). Sebelum orang beriklan pada situsmu, ia akan mengecek dulu beberapa poin di atas sebagai pertimbangan. Sebab advertiser tidak ingin merugi dan salah memilih publisher untuk mempromosikan produk dan jasanya.

 

Ini bisnis buuungg! ada pengeluaran harus ditutup dengan pemasukan, kalau advertiser sudah keluarin uang untuk pasang iklan, dia mau minimal ada pengunjung yang datang dan tau tentang produk dan jasanya. Ia akan lebih senang lagi kalau pengunjung yang datang dari situsmu kemudian menggunakan atau membeli produk dan jasa yang ditawarkan.

 

Poin pertama dan kedua disebut sebagai poin utama dan poin ketiga sebagai poin pendukung.

 

Jika kontenmu kurang begitu bagus, trafik kunjunganpun juga tidak terlalu banyak, kamu bisa menawarkan popularitas liker, follower, dan subscriber. Sebagai poin pendukung, ini diperlukan untuk menutupi dua kriteria yang kurang bagus tadi. Kamu bisa tawarkan kalau, setiap orang yang beriklan di situsmu akan dipromosikan juga pada halaman fans page facebook, twitter, instagram dan RSS yang mempunyai liker, follower, dan subscriber sebanyak sekian ratus, sekian ribu!

 

Tiga kriteria diatas merupakan cara standar yang biasanya digunakan untuk menentukan harga iklan, diawali dengan melihat konten dan ranking, kemudian menilai trafik, dan terakhir melihat seberapa populer sebuah situs.
 

0 respon31 dilihat


Memuat Komentar