3 Poin Penting Dalam Merekrut Anggota Tim Startup
medium.com + inews.co.uk

3 Poin Penting Dalam Merekrut Anggota Tim Startup

Jumat, 20 Maret 2020

Pola pembentukan tim yang dapat kita ambil sisi baiknya semisal dari facebook, yaitu ketika founder dan sekaligus CEO yaitu Mark Zuckerberg mengajak Sheryl Sandberg bergabung sebagai COO.

 

Visi mulia Mark adalah membantu orang di seluruh dunia agar dapat terhubung satu sama lain dan berbagi informasi melalui facebook. Semangatnya terus tumbuh bersama visi masa depannya, saat mendirikan facebook fokusnya belum ke arah pengembangan bisnis.

 

Ia merasa perlu ada seseorang yang memiliki passion dan talenta dalam bidang tersebut, sehingga ia mengajak Sheryl Sandberg seorang pejabat tinggi google yang saat itu menduduki wakil presiden pemasaran dan operasional online global.

 

Pada 2008, ia merekrut Sheryl yang saat itu memegang posisi penting. Ternyata bukan perkara mudah untuk meyakinkannya. Keduanya bertemu saat pesta natal di Silicon Valley, hingga pertemuan berikutnya terus sering dilakukan dengan mengundang Sheryl makan malam bersama. Mark menghabiskan sekitar seratus jam untuk bisa mengenal Sheryl dan pribadinya.

 

Keputusan Mark untuk merekrut Sheryl didukung investor facebook, tugasnya tentu bisa dikatakan tugas yang tidak mudah. Bagaimana tidak? saat Mark Zuckerberg menganggap bahwa facebook akan mendapatkan penghasilan karena terus dianggap sosial media keren. Berbeda dengan Sheryl, yang melihat bahwa facebook memiliki masa depan dengan iklan untuk meningkatkan pendapatan.

 

Cerita di atas merupakan sepenggal cerita yang lebih dalam mengenai perjuangan seorang founder dalam merekrut anggota tim. Sehingga perlu watu yang tidak sebentar untuk saling mengenal dan menyakinkan visi perusahaan. Harapannya tentu agar kolaborasi dalam tim dapat berjalan sesuai yang diinginkan.

 

Poin apa yang bisa kita ambil dari cerita Mark dalam merekrut anggota tim perusahaanya? Pertama, visi founder harus jelas: mau dibawa kemana perusahaanya.

 

Kedua, founder mesti mampu melihat potensi yang dimiliki orang-orang disekelilingnya untuk mengisi posisi penting di perusahaan. Oleh karena itu, penting bagi founder untuk terus memperluas jaringan dan melihat riwayat keberhasilan setiap kandidat.

 

Ketiga, gunakan cara pendekatan yang alami, tidak dibuat-buat, dan mengalir untuk menyakinkan sekaligus mentransfer visi perusahaan kepada calon anggota tim, tentu ini butuh kesabaran.

0 respon14 dilihat


Memuat Komentar