Teori Peluang: Pengertian Probabilitas
economictimes.indiatimes.com + commons.wikimedia.org

Teori Peluang: Pengertian Probabilitas

Rabu, 15 Juli 2020

Setiap kejadian yang hadir dalam masa depan kita tentu saja tidak dapat kita pastikan sebelumnya, namun kita bisa memiliki kemungkinan yang dapat terjadi dengan melihat fakta-fakta yang terjadi saat ini. Artinya masa depan bisa dilihat dari kumpulan fakta kehidupan yang kita miliki hari ini.

 

Hujan, saat pagi hari menjelang dan ada niatan untuk menjemur kasur maka kita akan melihat dulu ada tidaknya kemungkinan hujan hari itu. Fakta-fakta sederhana yang terlihat misalnya bulan ini masuk musim hujan atau kemarau, hari-hari sebelumnya hujan tidak, ada mendung tidak hari ini, matahari terlihat cerah, atau yang paling mendekati kemungkinan bisa mengecek prakiraan cuaca dari BMKG.

 

Selain masa depan dan jemuran kasur, sebenarnya probabilitas juga dipakai untuk menghitung kemungkinan munculnya suatu angka pada sebuah dadu saat bermain ular tangga dan kemungkinan munculnya kartu as saat segepok kartu dibagikan pada permainan kartu bridge.

 

Contoh sederhana di atas dapat memberikan gambaran mengenai pengertian probabilitas yang dikaitkan dengan statistika, sehingga probabilitas dapat didefinisikan sebagai tingkat kepastian dari munculnya hasil percobaan statistik yang dilambangkan dengan huruf " P " kapital.

 

Pengertian probabilitas dapat pula dipahami dengan melihat ciri-cirinya sebagai berikut:

  • banyaknya pemunculan sesuatu sudah diketahui sebelumnya
  • pemunculan suatu kejadian akan menghilangkan kemungkinan munculnya kejadian lain
  • pemunculan suatu kejadian puna kemungkinan sama
  • dapat menentukan banyaknya pemunculan dengan kriteria tertentu

 

Probabilitas atau teori peluang sangat berguna sebagai dasar pemahaman dalam mempelajari metode statistika inferensial, khususnya dibutuhkan dalam melakukan pengujian hipotesis penelitian. Pengujian hipotesis sering dikaitkan dengan pendekatan penelitian kuantitatif, dimana justifikasi dilakukan berdasarkan kemiripan besaran sampel (statistik) terhadap besaran populasi (parameter).

 

Teori peluang seharusnya dipahami sebagai bekal untuk mendalami penelitian dengan pendekatan kuantitatif dengan metode statistika inferensial yang cenderung melibatkan pengujian hipotesis dalam penelitian.

 

Pengujian hipotesis dilakukan dengan membuat justifikasi kemiripan statistik terhadap parameter dengan tujuan untuk mendapatkan kesimpulan dan mengeneralisasikan hasil temuan terhadap kumpulan subjek atau objek yang menjadi pengambilan sampel.

 

Beberapa istilah yang sering digunakan dalam teori peluang:

  • SET : sample space, seluruh populasi
  • SUBSET : adalah event, outcome, atau kejadian
  • ELEMENT : adalah sampel point, element simple event, results, atau satu observasi

Okey, sekarang dimulai dari contoh sederhana dengan sebuah dadu yang memiliki titik-titik 1,2,3,4,5,6 di setiap sisinya.

  • Ada enam elemen di dalam set dadu, yaitu: 1,2,3,4,5,6
  • Ada dua sample space, yaitu: S (1,2,3,4,5,6) dan S(ganjil,genap)
  • Kejadian atau event (E) yang mungkin terjadi, yaitu: 
  • Bila sample space disederhanakan menjadi ganjil dan genap, maka: S (ganjil, genap)
  • Apabila dilemparkan maka setiap angka memiliki peluang yang sama untuk muncul

Semoga artikel pengantar ini dapat memberikan gambaran awal tentang probabilitas atau teori peluang, bila ada yang kurang dipahami dapat ditanyakan pada komentar di bawah. Kemudian daripada itu, terkait dengan cara menghitung probabilitas dapat dibaca pada artikel Perumusan Probabilitas: Klasik dan Relatif.

0 respon30 dilihat


Memuat Komentar