Langkah Pengujian Hipotesis Sampel Besar
fujitsu.com + padraig.ca

Langkah Pengujian Hipotesis Sampel Besar

Rabu, 10 Februari 2021

Langkah pengujian hipotesis terbagi dalam dua kategori, yaitu sampel besar (n > 50) dan sampel kecil (n < 50). Artikel ini khusus membahas mengenai langkah-langkah pengujian hipotesis dengan sampel besar.

 

Agar lebih memahami setiap langkah yang akan diuraikan, sebaiknya sudah membaca artikel sebelumnya tentang Konsep Pengujian Hipotesis: Parameter, Statistik, Distribusi Sampling, Tingkat Kepercayaan. Langkah-langkah pengujian hipotesis dengan sampel besar, sebagai berikut.

 

1. Menetapkan hipotesis Ho dan Ha, Ho seringkali disebut hipotesis nol, hipotesis null, dan hipotesis nihil merupakan pernyataan yang:

  • meniadakan hubungan antar variabel
  • perbedaan antar kelompok
  • atau menyatakan tidak ada pengaruh dari suatu perlakuan percobaan.

Perlu diketahui, ketika hipotesis nol ditolak maka hipotesis alternatif diterima sedangkan ketika hipotesis nol diterima maka hipotesis alternatif ditolak.


2.  Menentukan tingkat kepercayaan yang akan digunakan dalam menguji Ho, misalnya 90%, 95%, atau 99%

 

3. Menghitung perkiraan kesalahan (standard error  of estimate) untuk mengukur keakuratan estimasi atau prediksi terhadap suatu penelitian

 

4. Menghitung statistik yang diperlukan untuk pengujian Ho, maksudnya menghitung besaran statistik yang berupa mean dan standar deviasi. Besaran statistik maksudnya besaran yang diperoleh dari perhitungan data sampel. Hasil yang didapat dari tersebut akan digunakan untuk menguji Ho.


5. Menentukan letak daerah kritis (batas kritis) penerimaan dan penolakan Ho menggunakan data poin 1, 2, dan bantuan tabel


6. Menghitung besaran statistik menggunakan data yang diperoleh


7. Membandingkan hasil perhitungan letak daerah kritis (poin 5) dan hasil perhitungan besaran statistik (poin 2). Sehingga, posisi daerah kritis dapat diketahui dan ditentukan berada dalam daerah pengolakan atau penerimaan Ho


8. Menentukan kesimpulan, apabila Ho berada diluar daerah penerimaan maka kesimpulannya Ho diterima, sedangkan apabila Ho berada didalam daerah penerimaan maka kesimpulannya Ho ditolak dan menerima Ha.

 

Prosedur di atas merupakan gambaran umum dalam menguji hipotesis dengan jumlah sampel yang besar. Namun perlu diketahui bahwa dalam pengujian sampel besar ini juga menyesuaikan dengan jenis kasusnya.

 

Sehingga, akan ditemui beberapa perbedaan pada sebagian langkahnya misalnya Langkah Uji Hipotesis Satu Sampel Besar dengan dua sampel independen tentu akan berbeda. Begitupula dengan pengujian hipotesis pada kasus dua sampel yang sama besar juga akan berbeda pula pada kasus dua sampel berkaitan dan proporsi.

0 respon25 dilihat


Memuat Komentar