Definisi 8 Konsep Pendapatan Nasional
aa.com.tr + merdeka.com

Definisi 8 Konsep Pendapatan Nasional

Rabu, 17 Juni 2020

Pendapatan nasional adalah sluruh barang dan jasa yang dihasilkan negara dalam rentang waktu satu tahun. Penghitungan terhadap pendapatan nasional dilakukan untuk mengumpulkan informasi nilai barang jasa yang diproduksi, pengeluaran nasional, dan jumlah pendapatan setiap faktor produksi untuk menghasilkan produk nasional.

 

Pemahaman terhadap pendapatan nasional mesti didukung pemahaman terhadap konsep-konsep yang akan digunakan didalamnya.

 

Produk Domestik Bruto
PDB adalah nilai barang dan jasa suatu negara yang dihasilkan oleh warga negara didalamnya dalam kurun waktu satu tahun. Warga negara yang dimaksud bukan hanya warga negara Indonesia namun juga warga negara asing yang tinggal di negara tersebut.

 

PDB mengacu pada faktor wilayah, selama seseorang tinggal didalam negara itu maka ia turut dihitung kontribusinya. Contohnya: pendapatan WNI dan WNA yang tinggal di Indonesia akan dihitung dalam kontribusi terhadap PDB.

 

Produk Nasional Bruto
PNB adalah nilai barang dan jasa suatu negara yang dihasilkan oleh warga negara dan penduduk negara tersebut dalam kurun waktu satu tahun. Ini cakupannya lebih luas dari PDB, karena ditambah dengan komposisi penduduk.

 

Jadi, PNB menghitung kontribusi warga negara Indonesia dan warga negara asing yang tinggal di suatu negara, namun juga menghitung pendapatan warga negara Indonesia yang tinggal di luar negeri. Contohnya: pendapatan WNI dan WNA yang tinggal di Indonesia lalu ditambah pendapatan WNI yang tinggal di luar negeri akan dihitung dalam kontribusi terhadap PNB.

 

Produk Nasional Neto
PNN adalah nilai nyata yang diperoleh setelah PNB dikurangi dengan penyusutan (depresiasi) barang-barang modal pada suatu periode tertentu. Nilai nyata ini dimaksudkan untuk menginformasikan bahwa barang-barang modal yang digunakan untuk memproduksi barang dan jasa akan mengalami penyusutan, sehingga diperlukan alokasi modal tambahan untuk mengantisipasi apabila barang modal mengalami kerusakan. Sehingga, nilai PNN = PNB - penyusutan

 

Pendapatan Nasional
PN adalah pendapatan nasional neto yang dikurangi pajak tidak langsung dan ditambah dengan subsidi. Pajak tidak langsung misalnya pajak penjualan barang mewah, pajak ini wajib dibayarkan karena tidak dinilai sebagai balas jasa dari faktor produksi. Sedangkan subsidi diberikan pemerintah untuk menurunkan harga, sebab dihitung sebagai balas jasa dari faktor produksi. Maka, PN = PNN - PTL + S


Pendapatan Perseorangan
Pendapatan perseorangan adalah bagian pendapatan nasional yang menjadi hak individu, diartikan pula sebagai balas jasa atas keikutsertaan invididu-individu dalam proses produksi ditambah dengan pembayaran transfer dan pendapatan bunga.

 

Pendapatan ini bisa disebut sebagai gaji bagi seseorang yang bekerja di suatu instansi, namun tidak seluruhnya diterima karena ada yang masih pegang perusahaan untuk pembayaran asuransi dan jaminan sosial. Sehingga, nilai pendapatan perseorangan (PP) = PNN + pembayaran transfer + pendapatan bunga - (laba +pembayaran asuransi + pembayaran jaminan sosial).

 

Pendapatan Disposabel
Pendapatan disposabel adalah nilai yang diperoleh setelah pendapatan perseorangan dikurangi pajak penghasilan, sehingga bisa langsung ditabung atau dibelanjakan. Maka, PD = PP - pajak penghasilan.

 

Pendapatan Nasional Atas Dasar Harga Berlaku dan Harga Konstan
Pendapatan nasional atas dasar harga berlaku adalah nilai barang dan jasa yang dihasilkan negara dalam satu tahun yang dinilai dengan harga yang berlaku pada tahun tersebut. Namun, ada pula konsep lain yang menggunakan harga konstan dimana harga konstan adalah harga yang berlaku pada tahun tertentu yang digunakan untuk menilai barang dan jasa yang dihasilkan pada tahun berikutnya.

 

Pendapatan Nasional Harga Pasar dan Harga Faktor
Kedua harga ini merupakan dua cara untuk menilai barang dan jasa yang dihasilkan suatu negara. Harga pasar melihat nilai barang dengan besarnya harga yang dibayar pembeli. Misalnya: harga tas di sebuah toko Rp150.000 maka nilai yang dihitung adalah Rp150.000 untuk kontribusi pada produksi tas kepada pendapatan nasional.

 

Sedangkan pendapatan nasional yang dihitung menurut harga faktor melihat nilai barang berdasarkan jumlah pendapatan yang diperoleh faktor produksi untuk membuat tas. Bila biaya pembuatan tas di pabrik Rp100.000 maka nilai yang dihitung adalah Rp100.000 untuk kontribusi pada pendapatan nasional.

 

Hubungan antara harga pasar dan harga faktor produksi dapat dipahami melalui rumus di bawah ini.
Harga pasar = harga faktor + pajak tak langsung - subsidi

 

Nah, konsep-konsep di atas merupakan gambaran umum yang mesti dipahami sebelum melangkah lebih jauh membaca data-data pendapatan nasional suatu negara. Untuk lebih mengokohkan pemahaman maka perlu diketahui pula manfaat penghitungan pendapatan nasional.

0 respon182 dilihat


Memuat Komentar