3 Instrumen Kebijakan Fiskal Pemerintah
dwimartani.com + sarjanaekonomi.co.id

3 Instrumen Kebijakan Fiskal Pemerintah

Minggu, 14 Juni 2020

Tujuan kebijakan fiskal yang telah ditetapkan membutuhkan instrumen-instrumen yang tepat seperti: pajak, pinjaman publik, dan belanja negara. Setiap instrumen yang digunakan memiliki karakteristiknya sendiri, sehingga penting untuk mengenalnya satu per satu.

 

Pajak
Pajak adalah iuran wajib yang dipungut oleh pemerintah dari masyarakat (wajib pajak) untuk menutupi pengeluaran rutin negara dan biaya pembangunan tanpa balas jasa yang dapat ditunjuk secara langsung.

 

Pajak merupakan instrumen paling efektif dalam kebijakan fiskal dan dalam rangka meningkatkan pembangunan negara, biasanya instrumen pajak digunakan untuk:

  • membatasi konsumsi dengan mengalihkan sumber konsumsi ke investasi;
  • meningkatkan dorongan menabung dan menanam modal;
  • mentransfer sumber dana dari masyarakat ke pemerintah sehingga memungkinkan investasi publik;
  • mengatur pola investasi secara tepat;
  • mengurangi ketimpangan ekonomi.


Pinjaman Publik
Pinjaman publik adalah pinjaman pemerintah yang diperoleh dari dana masyarakat. Cara kerja instrumen ini dimulai ketika masyarakat sebagai peminjam memberikan uangnya kepada suatu lembaga untuk nantinya digunakan sebagai pinjaman dan dapat diterima kembali beserta bunganya. Badan perantara untuk menarik tabungan masyarakat bisa berupa bank, perusahaan asuransi, lembaga jaminan sosial, dan lain sebagainya.

 

Ada daya tarik bunga yang akan menambah minat menabung masyarakat. Pinjaman masyarakat bisa digunakan sebagai tindakan untuk mencegah inflasi dengan memobilisasi kelebihan dana yang berada di tangan masyarakat.

 

Pinjaman masyarakat bisa digunakan sebagai sarana pembangunan ekonomi yang lebih produktif dan bermanfaat. Pinjaman publik bisa digunakan untuk membiayai proyek pembangunan khusus, seperti pembangkit listrik, irigasi, jalan raya, dan sebagainya.

 

Belanja Negara
Belanja negara merupakan segala bentuk pengeluaran pemerintah yang sumber dananya diperoleh dari APBN dan cara pembelajaannya mengikuti aturan yang telah ditentukan. Cara kerja belanja negara dalam pembangunan ekonomi dilakukan untuk:

  • peningkatan laju pertumbuhan ekonomi
  • penyediaan kesempatan kerja
  • peningkatan pendapatan dan standar kehidupan
  • penurunan kesenjangan distribusi pendapatan dan kemakmuran
  • mendorong usaha swasta
  • mewujudkan keseimbangan regional dalam perekonomian.

Pemahaman terhadap ketiga instrumen di atas secara mendalaman akan membantu saat menyusun strategi untuk mencapai tujuan kebijakan fiskal.

0 respon22 dilihat


Memuat Komentar